|
Gara-Gara Tante
Mira
Namaku Ricky, usiaku baru 16 tahun, masih kls 1 SMU
di salah-satu SMU swasta di JKT. menurut org-2 wajahku lumayan Ok, kulitku
putih, tinggi 165. Di sekolah aku termasuk anak yang biasa saja, tidak
bandel, malah kalau dibilang alim juga bisa, maklum di sekolahku
disiplinnya amat tinggi. Dalam soal 'begituan' sampai sekarang aku merasa
sangat minim, paling-paling aku bisa liat-2 aja dari internet atau VCD,
dan kalau sudah ngga tahan lalu onani sendiri. Di Jkt ini dari SMP kls 2
sampai sekarang, aku tinggal bersama di rumah tanteku, namanya tante L .
Ia masih 27 thn tapi sudah menikah ketika masih muda. Sedangkan kedua
orang tuaku tinggal di Semarang.
Penglamanku ini terjadi baru setahun yang lalu,
waktu itu aku masih kls 3 SMP, waktu itu aku masih 15 thn. Peristiwa ini
disebabkan karena kelalaianku main Internet di kamarku.
Ketika itu tanteku dan suaminya sedang pergi ke luar
kota untuk seuatu keperluan, sedangkan dirumah cuma ada seorang pembantu.
Karena itu tanteku memanggil teman baiknya untuk menemaniku.
Nama teman tanteku itu, Tante Mira. Walaupun aku
masih kls 3 SMP, tapi aku sudah tahu loh yang namanya wanita cantik.
karena tante Mira orangnya memang cantik sekali, matanya lentik, bibirnya
seksi, tingginya mungkin sekitar 170-an, dan tentu saja seksi, usianya 28
tahun. Selain cantik, orangnyapun baik, ramah, tapi tegas...
Seperti biasa kalau pulang sekolah, aku suka
mengutak-atik internet yang seru-seru, soalnya kalau PR aku kerjakan
malam. Lagi seru-serunya, tiba-2 aku kebelet kencing, langsung saja aku
lari ke kamar mandi. Setelah selesai dan merasa lega, aku balik lagi ke
kamarku. Tapi DEG ! ASTAGA..... Tante Mira sudah ada di dalam kamarku
duduk diatas ranjangku sambil menatapku tajam, dengan disebelahnya ada
komputerku yang masih menyala (lupa kumatikan), di monitor tampak gambar
adegan sex yang tadi aku lihat...
Saat itu aku benar-2 pucat sekali, benar-2 takut,
apa jadinya nanti jika Tante Mira melapor ke tanteku, dan tanteku nanti
melaporkannya ke orgtuaku... Aku hanya bisa berdiri kaku
mematung di muka pintu...
Lalu tante Mira memangilku, "Kesini Ric!". Aku diam
saja tidak berani mendekat. "Sini... Ric, duduk sini....", kata tante Mira
sambil menepuk kasur di sisinya, namun kali ini nada suaranya
diturunkan.... Akhirnya aku mengikutinya duduk disebelahnya. Lalu kemudian
Tante Mira berdiri lalu mengunci pintu kamarku dari dalam. Saat itu aku
benar-2 tdk bisa mikir apapun, otakku sudah buntu, karena aku sangat
deg-degan dan cemas sekali...
Lalu kembali tante Mira duduk disebelahku, dan mulai
mengintrogasi-ku. "Apa kamu sering liat gambar-2 spt ini, Ric ?" . Aku
cuma bisa mengangguk takut. lalu hening sejenak....
"Apa kamu juga sudah pernah seperti itu ?", tanyanya
dengan tegas. "Maksud tante...?", tanyaku cemas. "Maksud tante, apa kamu
pernah berhubungan badan seperti itu...?" "...eee... belum tante....".
"...yang bener Ricky, jawab yang jujur...!", desak tanteku. "Bener tante
Ricky belum pernah...." jawabku terbata-bata.. "Hmmm... jadi kamu hanya
sebatas melihat aja... begitu ?". Aku mengangguk
lagi..... "Ricky juga suka melakukan onani ?", desaknya lebih
lanjut. Sekali lagi aku cuma bisa mengangguk takut.... (Tapi
dulu kalau aku onani hanya sebatas meremas-remas dan memainkan
maju-mundur penisku, belum pernah sampai keluar)
"Oh... syukur dech kalau begitu....." kata Tante
Mira menurunkan suaranya. "Tante cuma takut, kalau kamu berani sampai
begituan sembarangan, bisa merugikan kamu sendiri. Soalnya kalau kamu
melakukan hubungan sex sembarangan kamu bisa kena penyakit macam-2 lho...,
ngerti ?". "Iya tante.." jawabku sambil mengangguk saja, tapi aku sudah
tidak setakut tadi....
"Tapi tante mengerti koq, untuk anak seumur kamu
suka yang seperti itu.....".
Nah, sekarang tante akan mengajarkan sesuatu ke
Ricky, tapi Ricky harus menurut yah... Kamu kan juga ngga mau kalau
rahasia ini sampai diketahui org lain... iya khan?".. Waduh
!... Tante Mira rupanya setengah mengancamku.... aku tentu saja
ketakutan... "I..iiya tante..." jawabku cemas... Saat itu aku
benar-2 tidak sadar kalau itu adalah jebakan tante Mira...
"Nah sekarang daripada, Ricky sampai macam-2, lebih
baik tante saja yang mengajari Ricky, tapi ingat kamu tidak boleh
melakukan dengan orang lain... mengerti..?", katanya tegas. Lagi-2 aku
cuma ngangguk, tapi terus terang aku waktu itu ngga ngerti apa maksudnya.
Di dalam kamar yang sudah terkunci itu, tante Mira mulai memberi kan
perintah, "Sekarang buka semuanya pakaianmu, Ric !". Haah ? aku kaget
sekali... "Ayoo..Ricky inget apa yang tadi tante bilang..". Dengan gugup
dan bingung aku buka bajuku... "Celananya juga Ric, tadi Tante bilang
semuanya....!"
Akhirnya aku tidak pakai apa-apa, namun kuambil
bantal untuk menutupi anuku.... tante Mira tersenyum melihat
kelakuanku....
"Sekarang kamu terlentang Ricky !" Akupun hanya bisa
menurutinya. namun aku masih menutupi anuku dengan bantal...
Lalu tante Mira menghampiriku, mengambil bantal yang
kugunakan itu, dan membuangnya ke samping. Duh malunya aku.... dan dengan
hati berdebar-debar aku hanya bisa pasrah... Lalu
selanjutnya... Edan... tante Mira memegang penisku yang masih mengkerut
itu, Iiih....! baru seumur-umur anuku dipegang orang lain, wanita cantik
lagi, dan tante Mira lagi... Aku sampai gemetar tapi ada perasaan
aneh...ngga tau gimana bilangnya, telapak tangan tante Mira terasa amat
lembut sekali di penisku.... pokoknya gila deh... Lalu tante Mira mulai
memainkan penisku, mengurut-urutnya.... Aaaahh... rasanya luar biasa....
tentu saja penisku mulai bereaksi menegang..... namun tante
Mira malah mendekatkan wajahnya dan ah.. gila... dimasukannya
penisku ke dalam mulutnya, diemutnya penisku, disedot-sedot, sambil di
urut-urut batangnya... semakin gila rasanya.... Aku tdk percaya dengan
semua ini, Tante Mira yang begitu aku hormati...... Namun yg jelas penisku
benar-benar menjadi extra tegang...
Lalu tiba-2 tante Mira menghentikan permainannya,
dan tanpa kusangka-2 tante Mira mulai melepas pakaiannya satu persatu,
hingga ia polos sama sekali. Aku hanya terbengong-bengong tidak
percaya.... Gila... Tapi memang tubuh tante Mira luar biasa mulus dan
seksi sekali, tinggi langsing, namun buah dadanya sangat menantang, juga
anunya yang rimbun dengan bulu-bulunya..... aku terus-terang yah
terangsang... Baru kali ini secara nyata aku melihat jelas yang namanya
tubuh wanita.... namun aku hanya berani mencuri-curi pandang
saja.... tante Mira tersenyum nakal melihatku begitu...
Lalu ia mendekatiku lagi, mengecup bibirku,
memasukan lidahnya, dan memain-mainkannya didalam mulutku bersama dengan
lidahku, aku hanya bisa mengikutinya, rasanya sih asyik
lembut,geli,basah,....
Tak berapa lama, tante Mira menghentikan permainan
lidahnya... dan tangannya kembali menangkap penisku yang extra tegang
itu... Dan Astaga.... tante Mira sambil menduduki-ku berusaha menuntun
penisku dan mencoba mengarahkan kepala penisku ke arah vaginanya.....
"Tante... Ricky....", ujarku lirih. "Ric... kamu tenang aja
deh...!", kata tante Mira tidak memperdulikanku. Jantungku
berdegup kencang, menantikan apa yang terjadi....
Kepala penisku mulai menyentuh bibir vagina tante
Mira, ssthh...rasanya.... Lalu perlahan-lahan tante Mira mulai
mencoba memasukan penisku ke liang vaginanya.... Aaaah.... baru masuk
kepalanya saja aku sudah nggak tahan... lalu tante Mira mulai menekan ke
bawah, supaya batang penisku bisa masuk lebih
dalam, Aaaaahh.... aduuh... sereeeet... walaupun terasa agak
licin dan basah vaginanya, tapi seret sekali, aku kebingungan apa memang
begini rasanya, aku takut kalau nanti penisku kenapa-napa... Namun tante
Mira tetap memaksanya masuk, Aaagggghhhh.... rasanya memang benar-benar
luar biasa walaupun penisku agak sedikit ngilu tapi nikmatnya luar biasa.
Tante Mirapun sampai mengerang juga...
Lalu tante Mira mulai mengenjot penisku di dalam
vaginanya, membuatku semakin gila..., ia sendiripun mengerang-ngerang tak
karuan..... Beberapa menit kami begitu hingga suatu saat,
seperti adanya sesuatu yang ingin keluar dari penisku, dan makin lama aku
semakin tidak kuat menahannya, namun tetap kucoba tahan.... tapi tiba-2
penisku serasa dikenyot oleh vagina tante Mira, yang tiba-2 dinding-2
vaginanya serasa menjepit dengan kuat sekali penisku... aduuuh.... kalau
begini aku makin ngga tahan... dan "Aaaaaaaaaaaghhhhhhh........
Tanteee.........." jeritku, dan muncratlah air maniku kedalam vagina tante
Mira, badanku mengejang kuat seperti kesetrum, begitu pula dengan Tante
Mira yang menjerit keras sekali, ia benar-benar menggelinjang hebat,
membuat jepitannya semakin kuat....
Dan akhirnya aku serasa lemas sekali dan tante
Mirapun juga ambruk dihadapanku... Sebentar kemudian Tante Mira melepaskan
vaginanya, tapi astaga.... ia menjilati seluruh cairan maniku yang
berlelehan keluar tadi... tampaknya ia sangat suka sekali.... aku benar-2
sangat heran melihatnya..... Lalu akhirnya tante Mira mendekapku, kita
berduapun tidur karena lelah sekali, dan kita saling berdekapan masih
dalam keadaan polos.....
Selama 1 minggu tante Mira ditempatku, tentu saja ia
selalu memberiku 'pelajaran-pelajaran' nikmat.....
Begitulah pembaca kejadian yang pernah aku alami
baru setahun yang lalu, hingga sangat berbekas di hatiku.... Sekarang
tante Mira tinggal di Amrik karena ikut suaminya yg tugas disana. Dan
sekarang tinggal aku sendirian yang kebingungan.... yah kadang-kadang jika
aku membayangkan kembali kejadian itu atau sedang melihat-2 atau baca-2
internet, paling aku melakukan onani saja... habisnya gara-gara tante Mira
sih yang malah membuatku jadi semakin begini..... |
|