|
ANDI YANG
HEBAT
Permainan telah selesai . Tinggal rasa
lelah yang amat sangat kami berdua. Tapi biarlah saya seneng dan Andi juga
seneng. Dan yang pasti saya sudah minta maap. Kami berdua terlentang
kelelahan, keringat masih membanjiri badan. Kudengar Andi berkata, "Mandi
aja yuk biar seger lagi, kebetulan aku bawa peralatan mandinya tuh." Aku
pikir itu usul yang bagus. Aku langsung menuju kamar mandi di bagian
belakang tempat latihan. Aku menuju ke kamar mandi yang paling ujung dan
Andi menyusul di kamar mandi sebelahnya. Pintu tidak kami tutup, toh tidak
ada orang yang melihat.
Perasaan segar segera datang ketika guyuran
air sudah terasa di badan. Lelah dan keringat yang tadi menempel seolah
lenyap tak berbekas. Ketika aku hendak mulai menyabun badanku kudengar
Andi berkata, "Thom.. pinjem sabunnya dulu donk." Aku menyahut, "Waaa baru
mau dipakai, tapi enggak papalah, habis dipakai kasih ke gue yaaa !"
Bersamaan aku berkata itu aku melemparkan sabun tersebut lewat tembok yang
hanya punya tinggi sekitar 1,5 meter itu. Mungkin ama si pembuat kamar
mandi sengaja didesain kayak gini agar tidak ada yang macem-macem di kamar
mandi. " Udah belum ?? " tanyaku. "Bentar lagi !! " Andi menyahut dengan
segera. Sambil menunggu sabun dateng aku sibuk menggosok-gosokkan tanganku
di badan untuk menghilangkan kotoran yang ada.
Tiba-tiba kurasakan ada tangan melingkar di
badanku yang telanjang dari belakang. Tangan itu begitu kuat dan memegang
sabun. Aku menikmati rangkulan tersebut. Pelahan-lahan tangan itu mulai
menyabuni aku ... pelan-pelan bergerak dari arah leher.....aku
menggelengkan kepala ke kanan dan kekiri. Kurasakan ada sedotan mantap di
bagian yang hendak disabun. Kini tangan itu mulai bergerak ke bagian bawah
perutku. Pelan-pelan tangan yang ada sabunnya itu meraba-raba bagian bawah
perutku. Aku sudah tidak tahan lagi. Kontolku langsung bereaksi. Besar dan
sangat kencang. Andi keliatan sangat seneng. Segera dia mengambil air dan
menyiram aku, membersihkan badanku dengan sangat hati-hati. Setelah semua
bersih ... Andi mulai mencium bibirku. Terus terang aku agak capek maka
kubiarkan tangannya bergerak ke sana ke mari. Aku menikmati sekali setiap
sentuhan tangannya.
Disuruhnya aku tidur di lantai, aku menurut
saja. Dengan hati-hati Andi mulai mencium kontolku, ciuman-ciuman itu sama
sekali tidak panas, hanya sentuhan-sentuhan halus di bagian batang dan
kepala kontolku. Aku semakin tidak tahan ..... tapi kayaknya Andi sengaja
mempermainkan aku. Sentuhan-sentuhan halus itu kini berpindah ke bagian
buah pelirku. Akhhhhhhhhhh aku bener-bener udah enggak tahan lagi.
Dibukanya kakiku lebar-lebar dan diletakkan di pundak Andi, dengan sedikit
membungkuk Andi mulai mencium anusku... Akhhhhhhhhhhhhhh jilatan-jilatan
yang sangat enak menyergapku. Andi seakan tahu apa yang ku mau, sebentar
jilatan itu lembut tapi sebentar menjadi sebuah sedotan yang maha dasyat.
Setelah puas dengan jilatan di anusku Andi mulai merambah buah
pelirku....diremas-remas buah ku itu.. Akhhhhhhhhhhhh rasa sakit dan
nyaman bercampur aduk jadi satu. Dan tidak hanya sampe disitu
jilatan-jilatan Andi mulai ganas ... tidak ada bagian kontolku yang
ditinggalkan. Semua dijilat dan diisap dengan sangat hebat.
Kurasakan kehangatan yang amat sangat
ketika Andi mulai memasukkan kontolku di mulutnya. Pelan-pelan Andi mulai
menyedot kepala kontolku dan tangannya mengocok-ngocok batang kontolku
dengan sangat lembut... akhhhhhhhhh sangat enak rasanya... Terus Ndi....
terusss... akhh akhhhh akhhh..... aku bener-bener mengalami keenakan yang
sangat hebat. Tiba tiba Andi berhenti... dia mengoleskan sabun itu ke
lubang anusnya dengan sekali-kali memasukkan jari telunjuknya. Dan
kontolku pun dioles dengan sabun itu... Aku menurut saja ketika Andi duduk
membelakangi aku.... kulihat dia mengarahkan lubang anusnya itu ke
kontolku. Aku tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Segera kuarahkan
kontolku itu ke lubang anusnya... dan...dengan pelan-pelan kulihat Andi
mulai menduduki kontolku.. akhhhhhh akhhhh kurasakan kontolku mulai
menyelinap masuk .. Yesss yesss... Akhhhhhhhhhhhhhhhhh..........
bener-bener rasa nikmat yang amat hebat kurasakan ketika kontol itu masuk
dengan sempurna. Aku mulai enggak sabar.. aku gerakkan pinggangku ke atas
ke bawah dan sesekali ke kiri dan ke kanan. Andi pun tidak mau
ketinggalan, dia mulai mengerakkan pantat dia .. jepitan demi jepitan
benar-benar kurasakan...Yesss akhhhh yesss terus Ndi.. Terus.. akhh
akhhhhh... Andi juga tak mau ketinggalan, kulihat tangannya mulai mengocok
kontolnya. Akhhh benar-benar hebat dia.. Gerakan demi gerakan semakin
cepat.. kurasakan ada sesuatu yang mulai bergerak..akhh akhh akhhh...
Andi.. aku mau keluar Ndi.. akhhh akhhhh akhh...... akhhhhhhhhhhhhhhhhhhh.
Kurasakan badanku mengejang dan kenikmatan yang amat sangat menyergapku
dengan keluarnya mani di anusnya.. akhhh akhhhhh........Tiba-tiba Andi
membalik dan langsung memasukkan kontolnya yang sudah merah itu ke
mulutku.. akhhhhhhhhhhhhh dan cretttt crettttttt kurasakan sesuatu yang
hangat dan asin membasahikerongkonganku.. akhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh.Gilaaaa..
!!! Andi ... hmmmmm dikau sunguh hebat……… |