Balik
kanan,..balik ke kiri lagi. cerita dewasa masih saja bayangan adegan itu terbayang. cerita dewasa
yang lebih menjadi-jadi lagi adalah perasaan gue, makin horny. Batangan gue dah
menegang, keras bangat. Hm..jam ternyata dah menunjukkan 13:45.
" Ah...rasanya lama sekali." keluhku. Sementara ketegangan batang gue makin
menjadi. Pikiran-pikiran pun makin liar.
" Eh,...ngapain Ndi bolak-balik seperti cacing kepanasan." sapaan membuyarkan
lamunan gue. Gila, ternyata Desi dah di dekat gue.
Masih dalam pakean seperti dia berangkat keluar pagi tadi.
Desi duduk di bibir ranjang tempat gue tiduran. Kemudian dia bergeser mendekati
gue. Tapi ekspresi wajahnya kali ini, serius.
" Eh..Ndi. Cerita Dewasa Koleksi Cerita Panas Situs Cerita Dewasa Koleksi Cerita Panas tanya ke kamu. Kenapa kamu begitu gila pagi tadi. Kamu dah
kurang ajar ke kakakmu, sepupu kamu
sendiri." tanyanya dengan nada yang terasa serius.
"hm....ngg.." hanya dengungan yang bisa gue perdengarkan. Sementara pikiran gue
berkecamuk dengan 1001 pertanyaan. Kenapa Desi bereaksi dengan kejadian tadi
pagi. Ah...kamu juga gitu. Pura-pura tanya, pura-pura marah,...ah..munafik..kamu
juga suka. Begitu yang terlintas kesal dalam benakku.
" Eh...Cerita Dewasa Koleksi Cerita Panas tanya kenapa kamu diam ?" tanyanya lagi. Sementara bacerita dewasanya makin
dekat ke gue. Ada sekian banyak keheranan dalam kepala gue. Sial.... Tapi kenapa
Desi merapatkan pinggulnya ke paha gue. Sekali lagi sial.....
Ah....rasanya meledak sesuatu dalam kepalCerita Dewasa Koleksi Cerita Panas. Sesaat kemudian gue putar bacerita dewasa
cerita dewasa telah menghadap ke Desi. cerita dewasa gak tau dari mana datangnya tuh keinginan untuk
mengulangi adegan gila seperti pagi tadi. Batangan gue tiba-tiba bereaksi sesaat
setelah dengan entah sengaja foto cewek seksi indonesia tidak, gue gak tau, tangannya bagian
pergelangan menyentuh batangan gue. Tegang, horny gue. Lagi-lagi sial, kesalku
dalam hati. Kenapa nggak segera aja. cerita dewasa jangan pura- pura marah foto cewek seksi indonesia bertanya
dengan kejadian pagi tadi. Kalo Situs Cerita Dewasa Koleksi Cerita Panas..ayo aja. cerita dewasa itu sekarang aja. Bisikku
dalam hati. Ternyata napsu telah membakar semua tentang gue.
Tanpa mendengar lagi ocehan yang dia ucapkan, gue tarik pundaknya dengan kedua
tangan gue. Cepat cerita dewasa dengan tarikan yang tepat, Desi telah berada dalam dekapan
gue. Juga dengan, bibirnya yang telah gue pagut. Gue langsung kulum, dalam.
Ha ha ha ha....gue tertawa penuh kemenangan dalam hati. Gotcha !! Perkiraan gue
adalah Desi akan marah, paling tidak Desi akan menepis adegan kali ini. Tapi
ternyata salah. Ciuman ternyata dia balas dengan sangat bernapsu. Bernapsu,
rasanya situasi inilah yang telah menguasai keadaan.
Sementara adegan ciuman terus berlangsung, tangan gue mulai mencari tempat
pendaratan untuk melCerita Dewasa Koleksi Cerita Panaskan aksi. Bajunya gue lepas, kancing gue lepas satu
persatu. cerita dewasa terkuaklah gunung kenikmatan yang gue cari itu. Tumpukan putih
tertutup bra hitam, tanpa menunggu lebih lama lagi tangan gue menguak membuka
bra itu. Puting coklat memerah itu langsung gue terjang dengan remasan yang
membuat dia terengah-engah dengan napasnya yang kian gak beraturan lagi. Desi
bereaksi gak Situs Cerita Dewasa Koleksi Cerita Panas kalah, tangan kirinya menyusup ke balik celana yang gue
kenakan. Seperti yang gue perkirakan, sasarannya adalah batangan gue. Tepat !
Seperti adegan pagi tadi, dengan lihai cerita dewasa cekatan, Desi meremas- remas batangan
gue.
" Ahh..mmhhheemmm...ughhsss...ssstt " terdengar desahan Desi begitu tangan gue
yang satunya lagi menyusup ke dalam roknya. Menyusurui pahanya yang putih terus
ke bagian selangkangannya. Basah. CD yang Desi gunakan ternyata dah basah.
Jemari gue menyusuri ke balik CD-nya. Apalagi yang gue cari kalo bukan belahan
yang dikelilingi rambut itu. Yap, bibir vagina.
Tapi posisi ini ternyata tidak menguntungkan.
" Ndi...tunggu sebentar. Cerita Dewasa Koleksi Cerita Panas Situs Cerita Dewasa Koleksi Cerita Panas ganti baju dulu. cerita dewasa kamu tunggu disini,
sekalian kamu pake sarung aja. " wajah Desi begitu
berbinar meninggalkan gue ke kamarnya mo ganti baju.
" Yessss...." sambut gue kegirangan. Akhirnya.....sex.
Gak lama berselang, Desi datang dengan menggunakan daster bermotif bunga
berwarna merah tua. Tipis. cerita dewasa di bagian dacerita dewasaya tampat putingnya dengan jelas
membentuk. Sementara batangan gue yang semakin keras mencuat dari balik sarung
yang gue pake. Desi langsung mendekap gue, ciuman. Semantara tangan gue meraih
buah dada yang gak terlapisi lagi dengan bra itu. Kenyal, remasan demi remasan
membuat suasana makin terasa dipenuhi birahi, tangan Desi pun menggenggak cerita dewasa
membelai batangan gue. Sementara itu, tangan gue yang satunya lagi, mendarat di
selangannya. Ahh..haaa...tanpa CD. Hm...jembutnya lebat. Seperti panari baleria
yagn memainkan gerakan-gerakan lebut dengan iringan musik klasik, tangan gue
memainkan gerakan-gerakan yang lembut cerita dewasa itu makin membuat Desi kian menggeliat
kenikmatan.
Daster Desi gue lepas. Desi gak menggunakan apa-apa lagi. Telanjang bulat,
sesaat gue melihat sebentuk tubuh polos tanpa selembar benang pun didepan gue.
Desi pun melCerita Dewasa Koleksi Cerita Panaslan aksinya, sarung gue dia lepas. Jadilah sepasang manusia
dengan beda jenis kelamin tanpa selembar apapun yang melekat ditubuh berhadapan.
cerita dewasa apa yang akan terjadi bisa ditebak. It's all about sex. Mungkin.
" Aaaahhh....mmmhhmmmm....." desahan Desi makin menjadi. Sesaat kemudian dia
jongkok. Ahh...batangan gue yang dari tadi dia genggam, diarahan ke mulutnya.
" Ssssstttttssss...." seperti seekor ular yang mendesis melihat mangsa. Desi
makin liar. Jilatan-jilatan yang dia buat membuat gue menggelinjang. Kenikmatan
yang sudah lama gue inginkan dari Desi, seperti saat-saat gue mengintip dia
mandi. Ahhhh.......gila!!!!!!!! Lidahnya meniti dipermukaan batangan gue, dari
kepala bantangan gue meniti terus ke bagian pangkal. cerita dewasa gue imbangi dengan
usapan dn remasan di dacerita dewasaya yang kenyal menantang itu. Batangan gue diemut
Desi, cerita dewasa dengan gerakan maju mundur Desi mengulumnya. Mempermainkannya, sambari
sekali-sekali melirik ke gue cerita dewasa melemparkan senyuman.
Hm....Setelah puas dengan permainan lidahnya, Desi bangkit dari jongkok. Dia
berdiri membelakangi gue. Kakinya dibuka agak lebar. Tampat jelas didepan gue
belahan pantat. Liur birahi gue menjadi. Tanpa diberitahu, gue dah tau apa yang
diinginkan Desi. Batangan gue selipin ke selangkangan Desi. Hanya diluar saja,
hanya di bibir vaginanya, basah. Setelah batangan gue dah berada di
selangkangan, Desi agak merapatkan kakinya. cerita dewasa batangan gue terasa agak
terjepit oleh kedua pangkal pahanya. Desi menggoyangkan pinggulnya ke depan cerita dewasa
ke belakang. Gue pun ngikuti gerapan gitu dengan menggoyangkan berlawanan arah
gerakan Desi. Bila pinggulnya digerakkan ke depan, gue gerakin ke belakang.
Ah...rasanya pala batangan gue geli...geli cerita dewasa basah....cerita dewasa erengan-erangan
kenikmatan Desi kian menjadi. Untung saja saat itu gak ada orang lain di rumah
sehingga gue cerita dewasa Desi bisa dengan leluasa mengekspresikan kenikmatan itu.
Kira-kira berselang 4 menit, tiba-tiba Desi mempercepat gerakannya.
" Ndi...ahh..oh...lebih kencang lagi dong goyangnya." "...hm..ok..Des."
" Remas yang lebih kasar lagi tuh dadCerita Dewasa Koleksi Cerita Panas. Tak tahan nih Ndi...Cerita Dewasa Koleksi Cerita Panas Situs Cerita Dewasa Koleksi Cerita Panas keluar..."
Desi menengadahkan wajahnya diiringi dengan
erangan yang agak panjang....
" AAAhhhhhhhh......keluar Ndi..Cerita Dewasa Koleksi Cerita Panas keluar...." desahnya setengah berteriak.
Gerakannya berhenti. Desi membaringkan tubuhnya di ranjang. Telentang.
" Ndi..sini..masukin punya kamu ke sini." sambil mengangkang kakinya. Belahan
vaginanya merekah cerita dewasa terlihat jelas basah sekali.
" Tapi kamu masukin kepalanya aja. Jangan masukin semuanya. Cerita Dewasa Koleksi Cerita Panas masih perawan."
tangan Desi membelai-belai clitorisnya sendiri.
Terlihat dia menggeliat-geliat. Hah...birahi ini gak tertahan lagi. Gue
mendekati dia, dengan posisi duduk di selangkangannya, gue mencoba memasukkan
batangan gue. Sesuai dengan permintaan dia, hanya kepalanya saja. Terus terang,
baru kali ini gue melihat dari dekat cerita dewasa memasukkan batangan due ke dalam alat
kelamin seorang cewek. Dengan debaran yang sudah gak beraturan lagi, gue
memasukkan batangan gue. Slettttt.....terasa becek...basah...cerita dewasa pala batangan
gue dah masuk. Gue gak tau gimana beda antara perawan cerita dewasa yang gak lagi. Tapi
yang gue rasakan, batangan gue terasa sempit. Kepalanya aja sudah terasa seret
gitu. Gimana kalo gue masukin semuanya. Ah,..ngaco. Nikmati aja sekarang ini.
Pikirku. Kembali ke adegan sex ini. Tangan Desi memegang batangan gue,
memainkannya dengan cara menggoyang-goyangnya searah dengan belahan vagina dia.
Ahh....uihhhh...ngghhhhmmmm.....berakali-kali erangan itu didengungkan di
mulutnya. Gue gak tahan dengan kenikmatan yang gue rasakan, gue bereaksi dengan
mencoba menggoyang pinggul gue kedepan cerita dewasa ke belakangan.
" Ndi,...goyangnya jangan terlalu dong. Nanti bisa bablas masuk..ingat gue masih
perawan. Kamu jangan macam-macam." katanya mengingatkan gue setengah mengancam.
Sial !!
Goyangan gue perlambat, cerita dewasa keliatan masuk keluarnya batangan gue di vaginanya
bergerak sekitar 1 - 3 cm doang. Tapi gak pa-pa..ini juga dah enak. Baru kali
ini, gue ngerasain memek cewek padahal biasanya gue hanya mengkhayal sambil
ngocokin sendiri batangan gue. Tapi kali ini memang sensasinya jelas beda. Jauh
lebih nikmat. Ini berlangsung sekitar 6 menit, hingga akhirnya.
" Ahh..Ndi.Situs Cerita Dewasa Koleksi Cerita Panas keluar. Keluar...!! Ahhhh.." erangannya panjang dengan ekspresi
tegang wajah menahan napas. Ternyata saat itu pun gue merasakan sengatan
nyut-nyut seperti menjepit batangan gue. Sementara gue masih terus menggoyang
perlahan.
" Situs Cerita Dewasa Koleksi Cerita Panas keluar juga ..." napasku gak beraturan. Ahhhh....gue keluar..
gue keluar. Tapi sebelum sperma itu terpancar. Gue cepat-cepat cabut batangan
gue dari lobang vaginanya cerita dewasa gue arahin ke perut Desi.
Creetttt....cretttt...crreettt...crreettt....sperma muncrat dari batangan gue.
Perut cerita dewasa dada Desi blepotan dengan muncratan sperma gue. Tangannya
menyeka-nyeka sperma kemudian menjilati tangannya yang pernuh sperma.
" Ugh...Ndi enak sekali, Ndi." katanya sembari menjilati terus seperma yang
melekat di tangannya.
Adegan demi adegan sex seperti itu sering kami lCerita Dewasa Koleksi Cerita Panaskan saat orang-orang gak ada
di rumah. Bahkan lebih berani lagi, walaupun rumah gak kosong itu tetap kami
lCerita Dewasa Koleksi Cerita Panaskan tetapi kami lCerita Dewasa Koleksi Cerita Panaskan di ruangan dapur. Dengan alasan masak mie instant
foto cewek seksi indonesia alasan lainnya. Waktu pun gak jadi masalah, entah pagi, sore, siang foto cewek seksi indonesia
malam. Pokoknya setiap ada waktu disitu ada peluang. Hingga pada suatu ketika,
Desi tidak dapat menahan lagi gejolak birahinya. Ketika itu sore, mungkin jam
15:12. Desi dengan menggunakan piama tidur tipis berwarna krem. Tanpa Situs Cerita Dewasa
dalam. Sangat jelas terlihat puting susunya mencuat di piama yang dia gunakan.
Begitu pun jembut di selangkangannya terbanyang menantang kian mendekat
menghampiri gue. Ugh....tanpa ba bi foto cewek seksi indonesia bu..batangan gue dah menegang, keras.
Kebetulan saat itu hari minggu cerita dewasa rumah juga kosong, tinggal gue cerita dewasa Desi.
" Ndi..main yuk." ajakan dia lontarkan sambil tidur dengan posisi kaki dia buka
cerita dewasa piayama dia tepis keatas. Terkuaklah lobang kenikmatan itu. Sip. :)
"hm...main beneran ya. Masukin semua ya ?" tantang gue setengah berbisik. Hanya
senyuman yang terlihat. Entah apa artinya, iyakah foto cewek seksi indonesia ..ah..gakt au. Seperti
biasa. Posisi pembukaan dengan saling merangsang. Saling membelai. Posisi 69.
Kira-kira hanya berlangsung tidak lebih dari 10 menit. Kemudian meminta gue
masukin pelan-pelan bantangan gue ke vaginanya. Juga seperti sebelum sebelumnya,
kedalamannya cuman 1 - 3 cm. Tapi kali ini ada sedikit lain dari Desi. Geloranya
seperti lebih dari biasanya. Sangat bernapsu. Setiap gue goyangin reaksinya
sangat luar biasa, dia ikut menggoyangkan pinggulnya ke depan cerita dewasa kebelakang.
Rasanya gak lagi 1 -3 cm. Lebih dalam lagi. Hah..... gue berdebar, itu karena
adegan kali ini lebih dari yang biasa kami lCerita Dewasa Koleksi Cerita Panaskan.
" Ndiiiii...ahh..gak tahan nih. Kamu masukin saja ..tapi pelan- pelan. "
keningnya dikerutkan menahan rasa saat gue mulai menekan perlahan-lahan ke dalam
vaginanya. 5 cm dah lewat...terus..gue selingi dengan remasan di dacerita dewasaya. 8
cm..makin dalam...ini berarti dah lewati 'batas tirai' perawannya.
" Ndii...goyang dong..terus...enak....enakkkkk..."
" yah...iya..ini juga lagi digoyang..seret neh...agak susah." yah....sebuah
jawaban lugu. Namanya juga baru pertama kali ini, ML. Irama detak jantung yang
tidak lagi mengikuti aktifitas seperti kebiasaannya. Kacau...karena adegan ini.
Goyangan-goyangan gue menekan ke dalam vagina Desi yagn gue selingi dengan
sekali-sekali pinggul gue gue geser ke samping kiri foto cewek seksi indonesia kanan sambil
menekan.(Cara ini gue tau dari teman).Ternyata cara ini sungguh luar biasa.
Reaksi Desi yang gue lihat adalah ekspresi kenikmatan dengan menahan sakit 'the
first time' ML. Kata orang sakit, tapi gue gak perduli dengan itu semua. Peluh
dah bercucuran. Desi makin larut dalam birahi gilanya. Tak terkendali lagi.
Erangan Desi sambil menggigit-gigit bibir bawahnya entah menahan sakit foto cewek seksi indonesia
mengekspresikan kenikmatan yang dia rasakan. Gue gak begitu memperhatikan raut
wajahnya karena gue sibuk dengan goyangan-goyangan gue. Sesekali gue merasakan
tangan Desi memegang pinggang gue seperti ikut menambah irama goyangan. Hingga
akhirnya......
" Ohhhh.......aauiuihyihihhh....sebentar lagi. Terus..goyang terus Ndi. Situs Cerita Dewasa Koleksi Cerita Panas
keluar.."
Gue terus mempertahankan irama goyangan gue.
" Bareng keluar ya...tembak di dalam saja." ekspresinya menjadi.
" Ahh..hm....dalam hitungan ke-5 kita keluar bareng....1....2.....3.....4......"
Crreettt...ccrrreettt..ccret..cretee...cretttt... Saat yang tepat. |