 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
| Info Sehat |
Buah-buahan dan Sayuran Bisa Menurunkan Resiko Kanker Payudara
Tahukah Anda jika wanita yang masih menstruasi banyak mengkonsumsi buah dan sayuran setiap
hari bisa menurunkan resiko kanker payudara pada dirinya sebesar 23% dibandingkan mereka
yang kurang banyak mengkonsumsi buah dan sayuran, demikian dilaporkan oleh para peneliti
dari AS.
Sedangkan bagi wanita yang telah menopause, pengkonsumsian buah dan sayuran tidak
memberikan pengaruh apapun pada resiko kanker, dengan satu kekecualian: wanita yang telah
menopause yang mengkonsumsi hormon masih bisa memperoleh manfaat dari buah dan sayuran.
Para peneliti dari Massachusetts meneliti sebanyak 83.234 wanita yang berusia antara 33 -
60 tahun. Dalam waktu 14 tahun (1980 -1994) para peneliti menemukan adanya 2.697 kasus
kanker payudara, 784 diantaranya menyerang mereka yang belum menopause dan 1,913 menyerang
mereka yang telah menopause. Dengan menggunakan data ini, para peneliti berusaha
menentukan apakah ada hubungan antara kanker payudara tersebut dengan pengkonsumsian
karotenoid tertentu, buah dan sayuran, dan juga vitamin A, C, dan E.
Karena wanita yang belum dan sudah menstruasi yang menjalani terapi estrogen terlihat
lebih memperoleh manfaat dibandingkan dengan wanita yang sudah menopause tetapi tidak
menjalani terapi hormon, maka disimpulkan bahwa efek antikanker yang ditimbulkan oleh
komponen buah-buahan dan sayuran bisa mengefektifkan estrogen.
Meskipun sayuran dan buah-buahan bisa menurunkan resiko kanker payudara pada sejumlah
wanita, para peneliti mengakui bahwa mereka masih belum yakin mengenai komponen yang mana
yang menyebabkannya. Buah dan sayuran mengandung berbagai phytochemical. Phytochemical ini
meliputi indoles, dithiolthiones, isothiocyanates, selenium, flavonoids, dan protease
inhibitors, salah satu diantaranya bisa menyebabkan penurunan kanker payudara.
Zat-zat tersebut pada umumnya bisa melawan kanker pada percobaan dengan menggunakan hewan
dan pada percobaan dengan menggunakan tabung. Oleh karena itu, kemungkinan yang tersisa
adalah unsur-unsur lainnya dalam buah-buahan dan sayuran bisa menyebabkan hubungan
keterbalikan dalam penelitian ini. Tapi jangan takut, karena buah-buahan dan sayuran akan
lebih baik daripada segala macam fast - food yang kini dapat ditemui di mana saja!(bs/ef)
|
|
 |
 |
|
 |
|
 |
 |
 |
 |
Situs Kesehatan Seksual Cara Melakukan Seks Yang Aman 02/21/09
|
|